Minggu, 22 November 2009

PUISI KITA

SANG FAJAR


Kalaku buta mata hatiku
Kupun tersadar dan tersentak
Segeraklah berlari
Menghiraukan malam yang letih
      Teduh...... alangkah teduh gunungku
      Dan terasa di ubun-ubun
      Berbenak di dada 
     Malampun kan beranjak
Mendatang ke pangkuan bumi
Cahaya memang mengajakkanku
Menutup malam dengan serinya 
Memberikan sepercik harapan
Untuk diriku ini.....
      Ceruk-ceruk wajah di dunia ini
      Bermunculan satu-satu
      Sedang di langitnan marak
     Meski samar teap teryakini
     Pintu hidup terbuka lagi 
     Bagi diriku......


0 komentar:

Posting Komentar

Bitty Media

Bookmark and Share

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates